Fotografer pernikahan adalah salah satu profesi yang rumit dengan tingkat resiko yang cukup tinggi. Fotografer diharuskan mengabadikan momen yang hanya terjadi satu kali dan tidak mungkin diulang. Tidak hanya dituntut menghasilkan foto yang baik, melainkan membuat foto yang menakjubkan yang mampu menceritakan makna dari setiap momen yang ditangkap.

Fotografi pernikahan akan selalu menjadi tantangan yang nyata bagi setiap fotografer, bahkan untuk fotografer profesional sekalipun. Karena didalam fotografi pernikahan terdapat bermacam-macam jenis fotografi lainnya. Misalnya foto portrait, still life photography, action, landscape , hingga foto studio.

tips foto wedding, jasa foto wedding, paket foto prewedding, depok, bogor, jakarta

Selain itu, fotografi pernikahan tidak hanya tentang pasangan yang menikah. Fotografer juga akan menghadapi keluarga, pendamping pasangan, & kerabat mempelai lainnya. Tentu saja hal ini akan memengaruhi kinerja dari seorang fotografer pernikahan.

Tapi jangan khawatir, fotografi pernikahan juga merupakan pekerjaan yang paling menyenangkan. Fotografer akan terlibat langsung dalam momen kebahagiaan banyak orang & ikut berperan penting dalam kelancaran pernikahan tersebut. Karena satu-satunya hal yang tersisa dari sebuah pesta pernikahan adalah karya foto yang akan selalu dikenang oleh setiap pasangan.

Untuk itu, berikut beberapa tips foto wedding yang patut dicoba agar kamu makin profesional :

1. Kenali Klien Anda

Luangkanlah waktu untuk lebih mengenal pasangan yang akan anda foto. Mulai dari bagaimana mereka bertemu? Kegiatan yang mereka sukai? Pandangan mereka tentang pernikahan impian? Hal-hal ini akan membantu anda menemukan inspirasi dalam meliput pernikahan mereka nantinya.

Selain itu, memahami kontrak kerja juga penting agar pekerjaan anda memiliki pembatas jalur yang telah disepakati.

2. Bekerja dalam Tim

Banyak hal yang terjadi dalam setiap pernikahan. Tidak mungkin satu fotografer bisa meliput semuanya, karena  momen-momen tersebut terjadi secara bersamaan. Selain itu, lebih dari satu fotografer juga akan menambah sudut pandang yang membuat hasil foto lebih bervariatif.

3. Bawalah Peralatan yang Tepat

Peralatan fotografi pernikahaan terbaik adalah perlengkapan yang mampu secara signifikan meningkatkan kualitas dari karya anda. Mulailah berinvestasi ke peralatan terbaik (kamera, lensa, dll) yang sesuai dengan anggaran yang anda miliki. Peralatan ideal yang banyak dipilih adalah satu prime lens dan satu wide aperture zoom lens. Jangan lupakan kamera cadangan, baterai dan memori tambahan untuk berjaga-jaga.

Item penting lainnya adalah flash eksternal.  Arahkan ke langit-langit untuk pencahayaan yang lebih alami dan tersebar jika Anda tidak memiliki diffuser. Hindari Pop-up flash langsung karena menghasilkan pencahayaan yang keras dan hampir tidak menarik untuk potret. Teknik flash yang baik juga bisa digunakan untuk membuat foto yang lebih artistik.

4. Pahami rangkaian acara pernikahan

Kemampuan memotret sama pentingnya dengan pemahaman acara yang akan anda foto. Setiap pernikahan memiliki rangkaian acara adat/ritual yang berbeda-beda. Semakin anda paham maka semakin matang persiapan yang bisa anda lakukan agar tidak melewatkan momen penting tersebut. Luangkanlah waktu anda untuk melihat tempat pernikahan beberapa hari sebelumnya.

5. Buatlah daftar foto yang akan diambil

Salah satu pertimbangan klien dalam memilih fotografer pernikahan adalah seberapa baik mereka dapat  mendokumentasikan seluruh pernikahan hingga ke detail utama. Oleh sebab itu, mulailah membuat daftar foto-foto yang akan diambil dalam sebuah pernikahan. Berdiskusilah kepada klien mengenai hal-hal apa saja yang harus diabadikan. Hal ini dapat dilakukan saat pertemuan awal pada poin nomor 1 diatas. Daftar foto pernikahan standar meliputi :

  • Pengantin Mempelai Pria
  • Barang-Barang Utama (Undangan, karangan bunga, cincin, gaun, perhiasan, lemari pakaian, dll.)
  • Potret Keluarga
  • Lokasi upacara pernikahan
  • Rombongan
  • Mobil Pengantin & Pintu Masuk
  • Reaksi Pengantin Pria
  • Upacara pernikahan
  • Dekorasi & Detail (Bunga, kue, venue, kartu tempat, pengaturan meja, dll.)
  • Penerimaan (Tarian pertama, memotong kue, bersulang & berpidato, berdansa dengan orang tua)
  • Seluruh Pesta Pernikahan
  • Jangan lupa untuk mengenal siapa anggota penting dari pesta pernikahan mereka, seperti keluarga dekat dan teman-teman terdekat mereka.

6. Ketahui kapan anda harus menjaga jarak dan kapan harus mendekat ke mempelai

Acara pernikahan tidak hanya dihadiri mempelai dan fotografer. Ada banyak tamu yang berharap bisa melihat dan menikmati acara pernikahan. Jangan menjadi fotografer yang menjengkelkan karena selalu berkeliaran didekat mempelai dan menutupi mereka.

7. Get ready for anything

Saat anda memilih untuk menjadi fotografer pernikahan, maka lupakanlah waktu untuk bersantai. Walaupun anda sudah memiliki daftar foto yang akan diambil, tapi terkadang foto yang berharga berasal dari momen yang tak terduga. Maka selalu siapkan kamera anda dalam posisi siap memotret & masukanlah beberapa foto behind-the-scenes yang menarik.

Nah, itu beberapa tips foto wedding dari Gloob. Kalo kamu punya tips foto wedding tambahan, jangan sungkan untuk menyertakannya di kolom komentar.

Baca juga:

Our Reader Score
[Total: 0 Average: 0]
Categories: Blog

1 Comment

ปั้มไลค์ · 21st June 2020 at 2:36 am

Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: